Berikut adalah tanda dan gejala psikologis anoreksia.
1. Dengarkan bagaimana seseorang menggambarkan dirinya.
Penderita anoreksia, meskipun telah memiliki berat badan yang sangat rendah, tetap percaya bahwa mereka masih terlalu gemuk.
Pemikiran delusi semacam ini adalah tanda utama anoreksia nervosa.
2. Memantau perilaku sosial.
Penderita anoreksia cenderung menyendiri untuk menyembunyikan gejala-gejala penyakitnya. Mereka umumnya merasa malu dengan tubuh mereka.
3. Mengawasi perilaku irasional atau tidak terduga.
Karena tekanan fisik, penderita anoreksia umum mengalami perasaan gelisah, depresi, dan mudah tersinggung.
4. Masalah pola makan dan olahraga ekstrim.
Perhatikan adanya gangguan pola makan dan rutinitas berolahraga dan amati adanya kecenderungan obsesif.
Penderita anoreksia akan mengurangi asupan kalori dan berolahraga pada level ekstrim untuk menurunkan berat badan.
5. Periksa kepribadian yang sering menyebabkan anoreksia.
Beberapa kepribadian seperti introvert (tertutup), perfeksionisme, obsesif, rendah diri, dan kesulitan mengekspresikan emosi rentan terhadap anoreksia.
6. Jangan tertipu oleh perilaku untuk menutupi kondisi.
Penderita anoreksia cenderung tertutup dan menghindari pergaulan sosial untuk menutupi masalah mereka diketahui orang lain. sumber lain http://www.amazine.co/11832/tips-anti-anoreksia-6-tanda-gejala-psikologis-anoreksia/
No comments:
Post a Comment